Selasa, 27 Mei 2014

sepertiga malam

Hanya denting suara jarum jam yg terdengar begitu jelas ditelinga saya
KOSONG.. SUNYI.. SEPI..
Kumulai rebahkan tubuhku diatas kasur kamarku dengan nyala lampu yg redup tidak begitu menyilaukan
Memandang.. memandang.. dan terus memandang
Kuterus tatap langit-langit kamarku hingga pada akhirnya pandanganku kabur .. samar-samar dan yg ada hanya pandangan dan pemikiran yg kosong..
Aku ingin menyampaikan apa yg ingin aku sampaikan, tetapi bukan dengan seseorang tentunya..
Dan mulai aku menuliskan di dalam blog ..



Malam ini aku tak akan mengkhawatirkan yang tak bisa kulakukan esok pagi, tapi mensyukuri yang telah kulakukan hari ini.

Mana mungkin selimut tetangga Hangati tubuhku dalam kedinginan Malam malam panjang setiap tidurku Selalu kesepian

kesepian bukan sekedar rumor, selepas senja, malam melagu sendu tentang rindu yang tak diberi temu. Puisiku membisu.

malam kian larut. Larut dlam kesepian hdup tnpa tabatan hati yg tlah pergi meninggalkanku

Sudah mulai terbiasa dengan kesepian tiap malam.. Dan saya takut saya mulai mencari perhatian dari orang lain

Andaikan malam yang sepi dapat bicara mungkin aku takkan kesepian

Jika malam adalah wujud dari kesepian, aku akan menjelma menjadi hujan supaya kamu tidak sendirian.

Jika malam adalah suasana kesepian, maka biarlah aku menjadi awan yang menyembunyikan kesedihan.

Pada tepian malam, kulabuhkan rasa kesepian, sebelum esok karam jadi puing-puing kebahagiaan yang tak ditemukan.

Suatu siang sebelum senja, nampak awan bermuram durja, bukan kerana malam tapi mungkin kesepian yang ia kuatirkan.

Dingin malam ini semakin menusuk tulang. Kesendirian adalah kesepian. Maukah kau jadi selimut penghangat diriku

Malam kau bawalah rinduku Untuk dirinya yang jauh dari ku Agar dia tidak kesepian Selalu rasa ada cinta agung

Mainkan gitar di tengah malam.. Menatap langit yang kesepian tanpa bulan dan bintang

Jika malam tak selalu bisa menyembunyikan kesepian.. Haruskah kita tersenyum sembari menatap bintang?

Malam pun bercerita lagi. Tentang kenang. Hujan. Aroma tanah. Basah. Kesepian mengantarkan dingin dengan kesunyian paling gigil. Menggenang.

Jelas terasa kesepian, Kian terulit malam tanpa bintang, Cahaya kurang terang.

Jika malam adalah rasa kesepian, aku siap menjadi awan untuk menemani kesunyian.

berakit-rakit kita kehulu, berenang kita sampai ketepian... ayo segera kita ke penghulu, agar tiap malam gak kesepian

Sejujur-jujurnya malam, ialah ketika ia membisikkan kesepian di dalam kalbu, lalu menertawai dengan gemuruh rindu.

Ini tentang malam yang terlalu dingin untuk dibicarakan. Tentang kesepian yang tak pernah bosan memeluk kesendirian

Ketika engkau merasa kesepian dan menyendiri, percayalah Tuhan selalu ada dan setia menemanimu. Selamat Malam

Bulan.Jangan pernah engkau hilang dari langit malam, karena itu akan membuat Bintang kesepian ...

Seperti malam-malam biasanya, sendiri kesepian tanpa dirimu..

Penyair itu bergetir hatinya; menyiarkan syairnya yang penuh luka, pada angin malam yang kesepian

Kau adalah sebuah simbol dalam kesunyian yang disamarkan pada heningnya malam yang bercerita tentang kesepian.

Membahagiakan orang lain itu ibadah. Dan menghibur jiwa-jiwa yang kesepian di malam minggu adalah salah satunya

Dulu aku senja yang selalu kau nantikan disaat datangnya kesepian. Dulu aku malam yang selalu menemanimu bersama bintang-bintang.

Aku tabur bintang di langit malam. Untuk kau lihat saat kau sedang kesepian. Sebagai pengingat bahwa kau tak pernah sendirian.

dulu, ketika malam tiba kita melawan kesepian dengan pertemuan; kita mencipta duka hari ini mengenang segala bahagia yang paling luka.

Cinta dapat mengubah kesepian menjadi kegembiraan, menghalau kesepian malam sebagaimana alunan musik.

Malam berhujan jauh lebih menyedihkan. Sebab aksara terpaksa menyaksikan bait-bait puisiku sekarat dalam kesepian.

dan petang berpulang ke malam. menuju gelap. menghampiri ketiadaan. sementara rindu kian mencekam. menangisi kesepian. sesenggukan sendirian

Andai bulan bisa bicara, mungkin aku takkan kesepian. Andai malam bisa mengerti aku,mungkin aku takkan bersedih.

Jadilah seperti malam. Selalu hadir untuk membungkus kesepian dan selalu merelakan dirinya terhapus oleh kehadiran pagi.

Jika kau tiba jelang lah sinar malam ku yang kesepian , moga hangat nya rasa asmara kasih hulur kan cinta mu .

Tak ada yang lebih membahagiakan daripada dua hati yang dipisahkan namun tetap saling mendoakan pada malam-malam yang kesepian.

doaku malam ini, sampaikan maafku kepada Tuhanmu yang lebih mencintaimu, aku hanya cermin yang kesepian tanpa wajahmu.

malam kian larut. Larut dlam kesepian hdup tnpa tabatan hati yg tlah pergi meninggalkanku

Bulan.Jangan pernah engkau hilang dari langit malam, karena itu akan membuat Bintang kesepian

Malam berpaling dari kehangatan, sementara aku; dipeluk dinginnya kesepian.

Malam kau bawalah rinduku untuk dirinya yang jauh dariku. Agar dia tidak kesepian selalu rasa ada cinta aku

Demi Langit malam,bintang~bintang bertaburan, syair sepi kesepian dilantunkan seumpama semilir angin yang menyejukkan jiwa

Ajari hati agar tak merasa kesepian, pada malam selalu ada rembulan. Pada kehilangan selalu ada kenangan, pada airmata kita menemui Allah

Hening demi sepi menemaniku malam itu. Ketika tangis tidak bisa berbuat apa-apa, aku menahannya demi sesuatu yang bisa menoleh kapan saja.

berjodohlah kamu pada bulan malam ini dan aku akan bahagia berdoa agar kamu menemani ku setiap hari berganti malam yang sepi..

Minggu, 12 Januari 2014

BW-

Aku pernah begitu jatuh, lupa cara untuk bangkit dan berjalan lagi. Pernah begitu terpuruk dalam kesedihan-kesedihan atas pengkhianatan dari indahnya setia yang aku jaga rapat-rapat.
Lalu kau datang. Tak menawarkan apa-apa selain pundak dan dada yang melarungkan kesedihan-kesedihan.
Dan aku jatuh telak dalam dekapmu. Dalam pelukan lengan yang terbitkan hangat di dalam dada. Dalam bisik peluk paling puisi yang membuatku merasa begitu dicintai. Dan aku tak merasa harus bangkit dari sana, tak merasa harus pergi dan berjalan lagi.
 
Sayang, betapa pelukmu adalah obat bagi rinduku yang pesakitan.
Betapa tawamu mampu hadirkan cahaya pada gulita yang membutakan.
Betapa kau begitu memesona bagi hatiku yang rapuh untuk kembali jatuh cinta.
Sungguh semesta mempertemukanku padamu agar aku belajar cara bersyukur.
Maka, jaga dirimu dan rindu (kita) yang mengungkung dadamu baik-baik, sampai semesta mengizinkan temu dan berjanjilah, saat (pertemuan) itu terjadi, kau dan aku akan sama-sama membunuh rindu dalam dekapan-dekapan yang dicatat semesta sebagai terang bagi bintang-bintang baru. Berjanjilah untuk ikut menyaksikan rindu yang mengusik kita selama ini mati satu-satu.

Kamu..
Terimakasih untuk datang di waktu yang tepat.
Terimakasih untuk tak pergi dan memilih memperjuangkan.
Terimakasih untuk mengingatkanku bagaimana cara jatuh cinta.
Kepada laki-laki yang paling pandai menyesaki dadaku dengan debar bahagia dan rindu, aku sayang kamu.






                                                                                                                                                 -BW-

Rabu, 30 Oktober 2013

Bukan jaman siti nurbaya

selamat pagi senjaa, gumpalan rasa kembali akan menuliskan rasa rasa nya di dalam blogger ^^
Yah.. stelah berhari-hari sedang mengalami mood yg sangat anjlok kini bibir udah tampak melengkungkan senyum sederhananya kembali :)

topik pembicaraan kali ini tentang "BUKAN LAGI JAMAN SITI NURBAYA"
kalian tentunya sudah mengerti maksud dari tulisan yg aku cetak tebal diatas berhubungan tentang perjodohan
Right! pembahasan tentang perjodohan!
aku mendengarnya saja sudah sangat geli di telinga, tapi parahnya itu terjadi di dalam diriku . sosok wanita yg sudah mempunyai pasangan kekasih dan tidak baru kemaren sore kita menjalani hubungan
tentu saja terlalu miris kan kalo di denger Dijodohkan kok aku nya udah punya pasangan



Dreeeeet.. Dreeeeet.. suara getar hp sangat kerasa yg sengaja aku silent itu membangunkan ku dari tidur siang
sms dari Pakde Har (lagi lagi dan lagi) beliau menuliskan sms nduk,jam 4 sepulang pakde kerja mau jemput vita . dandan yg cantik ya
astagaaaaaaa !! gak habis fikir aku lngsg mnju ke kamar mandi dan segera melarikan diri dari rumah .
tp ternyata aku kalah cepat dengan pakdeku.. stelah aku mandi ,aku sempetin sholat ashar dlu kemudian ganti baju dan niat mau pergi menghindari kedatangan pakdeku..
pim..pim.. suara klakson pakdeku terdengar bgtu jelas ddpan rumahku.. apadaya aku harus menuruti permintaan pakde..
aku masuk ke dalam mobil.. hati udah gakaruan rasanya, panik, takut,kacau nyampur jadi satu
sesampai dirumah pakde, ternyta sudah ada lelaki yg menungguku diruang tamu . pakde lgsg membuka pembicaraan dan memperkenalkan aku dgn lelaki itu.. pakde menceritakan bahwa lelaki itu kaya raya , keponakan dari bupati karanganyar ,org tua dia punya cabang spbu dimana mana
aku mengalihkan pandang, dan seakan telingaku tdk aku fungsikan sebagaimana mestinya ..
aku takut, aku gak nyaman dtempat itu, aku pengen pulang aku pengen pulang !!! tp posisi itu sedang hujan deras ..


Aku menenangkan diri, mendengar adzan maghrib segera ambil air wudhu dan bergegas sholat
setelah itu, pakde bilang kalo malem itu bude mu sdg tidak masak maka aku harus makan malam keluar bersama lelaki itu
ooooooohhhhhhh NOOOOOOO !!! enggak enggak enggak aku gamau pergi bersama org yg baru aja aku kenal, makan malam, berdua lagi. bener-bener gabisa bayangin .
aku menolak permintaan pakde, tp pakde bilang anaknya bakal ikut. jd vita gabakal berduaan aja.
okelah, aku turutin lagi permintaan pakde, aku makan di star steak daerah jaten..
aku bener-bener gak nyaman dan cpet pngen pulang dari tempat itu , tanganku gak berhenti pegang hp dan terus mengetik sebuah percakapan dengan kekasihku.. sebut saja "Batlak" yg nama aslinya "Bayu" tp aku sering panggil dia dgn sebutan itu. aku minta dijemput dia, aku takuut sungguh takut.
tidak lama kemudian bayu meninggal kan chat di hpku yg bertuliskan (aku otw)


sedikit legaa.. tp prasaan panik masih ada .. berkali-kali aku menengok kearah luar blm tampak suara motor bayu didepan.
tanpa sadar aku meneteskan airmata, dan lelaki yg ddpanku menanyaiku aku kenapa dan ingin apa
langsung aku jawab dengan lantang Aku ingin PULANG!!! 
cowok mana yg tega liat cewek nangis karna enggak nyaman sama sekali berada dtempat itu?
aku lgsg diantar pulang lelaki itu.. karena kacaunya fikiranku saat itu, dijalan aku baru kefikiran kalo bayu posisi sedang ontheway menjemputku ditempat tadi..
ahhh.. bego bego bego aku sangat bego ! kemudian aku kirim chat bm ke bayu aku menyuruhnya pulang aja kerumahku, karena aku sudah diantar pulang
dan bayu masih sempet menjawab chat.. dia bilang " kamu jgn mainin aku gini, aku udh nympek sedangkan kamu malah udah pulang "

sesampai aku dirumah, beberapa menit kemudian bayu datang dengan memakai jas hujan atasan saja dan dia tampak kedinginan karna telapak tgan yg sempet aku pegang terasa sngat beku
aku menangis di bahunya, aku memeluknya erat seakan aku takut kehilangan
tetapi.. tidak sedikitpun bayu membalas pelukanku,tdk mengusap airmataku sama sekali
bayu tidak seperti biasanya , dia dingin, dia cuek , dia angkuh ! dan saat itu aku mrasa wanita paling jahat dan paling bodooh :'(
dia mengantarkanku kedalam rumah, menyuruhku tidur dan mengunci pintu rumahku.. dia bergegas pulang karena posisi itu hujan, mati lampu sedangkan ibuknya dirumah sendirian.

dengan rasa bersalahku, aku mencoba menghubungi bayu lewat telepon. dan berulang-ulang dia menolak telepon dari aku . dada terasa sangat sesaaaak sekali Ya Tuhaaaaaan kenapa aku sejahat ini au harus gmna aku harus gmna agar bayu memaafkanku Tuhan ?
malamku hampir habis saat itu, hanya aku penuhin dengan tangisan yg tak kunjung reda ..
bayu kembali mengingatkan untuk segera tidur , karna ksehatanku lbh penting
aku mulai bisa berfikir.. dengan menangis trs menerus aku gabakal bisa menyelesaikan masalah, apa mungkin hanaya dengan menangis saja bayu akan dgn mudahnya memaafkan aku ?
okaay, aku bakal usaha aku bakal usaha buat bayu maafin aku

keesokan harinya, aku terbangun dari tidur malamku yg hanya beberapa jam itu
seperti biasanya, aku memulai aktifitas dgn sholat subuh kemudian lgsg bantuin ibuk buat jualan capjay dagangannya
sehabis selesai memasak dan aku sudah menyetorkan dagangan ibuk aku mengantarkan bekal makanan buat makan siang bayu sewaktu kerja nanti, aku menunggu bayu ternyata dia udh berangkat dluan dan aku telaaaat aku gagaaaal aku payaaah .. kecewa pasti iya ! makanan yg sudah aku bungkus rapi itu aku berikan ke org pinggir jalan yg lbh membutuhkan ..
ini usahku,dan ternyata aku gagal ..
aku sampai drumah , punya ide buat edit foto yg aku tuliskan tulisan sederhana yg meminta maaf dari bayu






tp usahaku kali ini jg tidak membuahkan hasil..tanggapan dia malah membetulkan salah satu tulisan yg memang aku salah menulisnya' seharusnya please tp aku hanya menulis pleas . huhuhu tapi aku membuatnya penuh prasaan tuluss kok dari hatii bay :")


kamu masih tetap dingin, masih tetap acuhh ke aku samapai aku gatau harus berbuat gimana lagi malam itu aku punya niat konyol akan jalan kaki kerumah bayu dan dalam keadaan hujan deras diluar sana .. bayu dgn tegas bilang kalo aku nekat malah dia semakin marah dan gamau ketemu aku lagi.
aku takut aku takut dgan perkataan bayu yg lantang itu :"(
aku menuruti bayu.. aku masuk kedalam kamar masih dengan meneteskan air mata , bayu bicara pnjang lebar melalui percakapan di hp saat itu kita masih tetap sama sama dingin sma sama keras kepala dan saling menyalahkan satu sama lain
ini bukan bayuku.. ini bukan bayu yg aku kenal.. dia bukan begini , dia selalu menegurku halus kalo aku melakukan kesalahan.. :"(

keesokan harinya aku terbangun dalam keadaan sangat lemas, berantakan dan hampir menyerah menghadapi sikap bayu yg sangat acuh ke aku
tanpa aku fikir berat, karena saat itu aku sedang sibuk merawat ibuku yg sedang sakit.. ibukku lebih penting dari segalanya ..
aku sengaja berhenti memberikan kabar lewat chat hp, aku berhenti memberikan perhatian atau hanya sekedar mengiingatkan dia untuk makan siang dan solat
bayu ternyata malah sebaliknya.. dia mengirimkan aku chat, mengingatkan ku untuk tidak telat makan dan menanyakan kondisi ibuk
aku tetap tidak menjawab chat dia.. aku menahannya, padahal aku ingin sekali membalasnya
beberapa menit kemudian bayu mengirim chat dia menuliskan (kalau masih sayang dan masih mau sama aku ya bales chat ku)
seperti biasa.. itu cara bayu menegasi aku yg keras kepala ini
aku membalas nya, karna memang aku msh sayang bayu dan aku masih mau sama dia

malam nya.. dia pulang kerja mengabariku mau berangkat ditempat kerja yg satunya..
Ya Tuhaaaaan , segitu berjuangnya lelakiku..
disaat pemuda lain bersenang senang dluar sana, lelaki ku bersusah susah hidup mandiri nyari uang sndri kyak bgini.. pdhal paginya dia sudah kerja ..
aku lgsg mandi , sholat magrib kemudian tancap gaaas menuju tempat kerja bayu itu.. diluar sedang hujan, aku berfikir mngkin kalau aku bawakan camilan hangat bisa buat bayu melupakan kelelahannya
aku mampir di warung martabak, aku belikan buat bayu biar dimakan sama tmen-tmen kerjanya
aku sampai didean pintu tmpat dia kerja.. aku menelpon bayu, tp ditolak
aku sms, km keluaro sebentar aku ddpan pintu
dia keluar dan malah menyuruhku segera pulang karna malam itu hujan
aku menolaknya, aku tetap memberikan camilan yg aku beli dijalan tadi.. bayu menerimanya, kemudian aku lgsg dsruh pulang gtu aja..

sesampai drumah, ada pesan singkat dari bayu.. makasih sayang , maaf ngrepotin. atiati ya pulangnya. salam buat ibuk
Alhamdullilaaah .. bayu udah maafin aku, karna itu sms pertama dia manggil aku dgan sebutan kata sayang stelah berhari-hari dia mendiamkan aku ..

sesampai bayu dirumah, dia udah bersikap welcome lagi ke aku . aku bisa mengartikan bahwa dia sudah memaafkan aku ..
dia sempet meminta maaf ke aku karna saat itu dia tak mengusap airmataku dan membalas pelukanku sewaktu aku menangis ketakutan karna hal perjodohan itu
tp dia menjelaskan ke aku bahwa itulah cara nya MENOLAK
tanpa fikir panjang aku lgsg menarik kesimpulan
Aku harus bisa setegas itu menolak perjodohan yg dilakukan pakde itu, seperti yg bayu ajarkan ke aku sewaktu dia menolak pelukkanku malam itu..
pahiit.. sangat pahit memang rasanya ketika aku ditolak berkali kali oleh bayu
tapi dengan begini aku jadi tau letak kesalahanku dimana..
aku yg keras kepala, aku yg egois dan aku yg kurang tegas menolak
Aku berterimakasih kepada bayu..
Berkat dia aku tidak takut seberapa hebat perjuangan dan seberapa berat cobaan
Dan aku berhasil dengan tegas menolak perjodohan itu 
 

Rabu, 23 Oktober 2013

DEBAR

Aku memejam, meletakkan dua telapak tangan di dada. Kebiasaan yang selalu aku lakukan tiap kali dadaku terlalu riuh. Butuh waktu beberapa menit untuk meredakan gemuruh dan mengendalikan senyum yang entah mengapa seperti alarm otomatis jika menyangkut hal-hal tentang kamu, tuan.
Aku menghela napas. Menatap lamat-lamat ponsel di depanku. Berniat menghubungimu, sekedar menanyakan apa yang sedang kamu lakukan atau memberi tahumu bahwa malam ini aku meras kesepian hanya berteman gadis kecil adik perempuanku. seperti biasa, dirumah sendirian. Tapi aku terlalu pengecut. Pada rindu yang tak tahu malu, aku takut. Kamu benar, tuan. Aku takut pada perasaanku.
Mungkin kamu akan tertawa dan bersemangat mencemoohku dengan memanggilku “nona labil” jika saja kamu tahu seberapa sering aku mengurungkan niat untuk menyapamu tiap kali aku merasa sepi dan rindu, seberapa sering aku menghapus pesan yang kupikir terlalu berlebihan untuk kukirimkan kepadamu. Oh, tuan.. Aku menghapusnya. Tak berani menyimpannya di dalam kotak draft karena takut kalau-kalau nanti aku akan terpikir untuk mengirimkannya lagi.
Tuan, aku lebih dari berantakan.
Entah sudah berapa kali aku berkata waktu berjalan terlalu cepat namun tetap tak pernah bisa bersabar menunggu hari kedatanganmu. Hari kita bertemu kembali. Hari kita membagi cerita yang selama ini sengaja disimpan untuk diceritakan saat kita saling bertatap muka dengan alasan yang sederhana. “Karena ingin melihat ekspresimu saat aku menceritakan hal itu”.
Tuan, aku lebih dari berantakan.
Memikirkan hal-hal apa saja yang akan aku dan kamu lakukan nanti. Bingung harus mengenakan apa saat kita bertemu dan berbagi tawa. Mengingat cerita yang mungkin nanti akan aku ceritakan kepadamu. Agar kamu tertawa. Agar aku bahagia.
Sungguh aku lebih dari berantakan.
Maka, tuan. Tak perlulah kau tanya. Sungguh aku merasakan debar yang sama.
Debar yang terlalu besar untuk rongga dadaku. Debar yang membuatku repot menenangkan napas yang memburu.
Aku masih memegangi dadaku.
Dulu, aku sering melakukan hal ini. Biasanya debar yang aku rasa begitu nyeri. Sakit sekali. Luka.
Tapi kali ini berbeda.
Debar ini.. Apa namanya?

malam kemaren..

Lihat, tiba-tiba kamu sedang duduk diteras rumahku..
padahal malam itu sangat dingin, diluar sedang hujan beserta petir. dengan celana pendek,kaos oblong dan jaket yg kau kenakan basah kuyup basahi tubuhmu. kamu tampak menggigil kedinginan.
Entah apa yg aku fikiran, dibenakku hanya ada rasa benci untuk kamu . Seharusnya, aku mempersilahkan masuk memberikan secangkir teh hangat untuk bisa sedikit menghangatkan tubuhmu. tp rasa benciku mengalahkan rasa perhatianku..
Aku mengomelimu,kamu mendengarkan, tdk membantah sedikitpun bahkan hanya tersenyum saja .
Aku kesal, aku jengkel, aku marah !!
Lalu... aku lebih memilih untuk diam saja ...
kamu berkata : can we just talk? So i know which part that i made it wrong ? Diam tidak menyelesaikan masalah , tp kamu malah tetap diam menghindariku berjam-jam bahkan berhari-hari. kalau aku boleh meminta jgn diam kalau aku melakukan kesalahan katakan saja dan akau akan meminta maaf scepat aku bisa. But even if you just keep silence , i still iloveyou anyway
hmmmmmm... hela napasku panjang sambil bersandar di kursi sofa depan tv, kamu memandangiku telapak tganmu mengelus-elus pucuk rambut yg berserakan dikepalku..
dengan perlakuan sederhanamu itu terasa lebih redam rasa benciku , aku bisa merasakan tulusnya perasaanmu (terlelap)
iloveyou kata yg kamu bisikkan ditelingaku .. lalu aku jawabnya dgn kata iloveyou too
sesederhana itulah perasaan yah kalau sudah saling sayang

Sudah banyak yg kita lalui .. ada pertengkaran , ada kamu atau aku saling diam-diaman tidak menyapa sampai berhari-hari , ada juga moment tertentu dimana kita saling merindu dimalam hari ketika kita saling menjauhi dan kemudian merasa sepi ..
Ahh.. perjalanan kita memeng belum lama dimulai , msih harus banyak hal dan masalah yg akan kita temui.
Ada pahit manis, tawa tangis atau apapun yg akan mncoba menjegal hati kita atau malah menguatkan kita nanati. Cause no matter what happen , i'll loveyou anyway
(inspired dari lagu Mocca-Iloveyou anyway)

perasa yg sensitif

Aku seorang perencana. Itu tugas dan naluriku.
Kamu, navigator andal paling manis yang siaga
menyadarkan bahwa semesta tak melulu sesuai
dugaan.

Aku menganggap diri ‘the woman with the plan’, terlalu
pemikir. Tapi kamu selalu mengingatkanku semuanya
lebih indah mengalir.
Menunggu yang tidak pasti itu melelahkan. Tapi
menghadapi dunia yang tidak menentu, denganmu
aku ingin terkejut bersama.


Aku terlalu takut kehilangan. Namun kamu
meyakinkan, bahwa yang bersama kita saat ini adalah
yang dianugerahkan.

Aku bersikeras masa depan bisa direncanakan. Kamu
mengingatkanku takdir tak bisa dielakkan.
Kamu bilang, waktu paling berharga adalah saat ini.
Maka bagiku, kamulah yang paling berharga, karena
masih bersamaku sampai kini.

Katamu, masa depan tak pernah pasti. Tapi yang
pasti aku hanya ingin memastikanmu menjadi masa
depanku. Itu pasti.


Terima kasih sudah mengajarkanku bahwa mencinta
itu berarti juga mengingatkan. Tetaplah saling
menggenggam tangan. Dan sekali lagi, mari kita
terkejut berdua, menghadapi dunia yang tidak
menentu akhirnya… sampai kita renta.